Review Casio G-Shock GA-2000S-1A, sang juara yang naik daun! | replicawatches-park.com

Review Casio G-Shock GA-2000S-1A, sang juara yang naik daun!

Post date:

Category:

Setelah lebih dari 2 tahun, akhirnya kami memenangkan seri GA-2000S-1A sebagai pemenang dari semua seri GA-2000 yang ada saat ini. Hal tersebut sekaligus memperkuat anggapan bahwa G-Shock hitam akan selalu menjadi pilihan banyak orang. Padahal menurut kami Casio sendiri sudah sangat sukses menciptakan warna-warna prima pada semua model GA-2000 yang ada. Pada awalnya, warna-warna seperti hitam-kuning dan hitam-biru terjual angka yang cukup menggembirakan, namun pada akhirnya mereka harus menyerah pada GA-2000S-1A hitam (data penjualan indowatch).

Bagi Anda yang masih mengincar jam tangan G-Shock baru namun masih dilanda kebingungan karena banyaknya model yang beredar di pasaran, intip model GA-2000S-1A dengan warna nyaris "full-black".

Casio G-Shock GA-2000 memang memiliki banyak penggemar sejak diluncurkan 2 tahun yang lalu, beberapa hal baru dan penting telah disematkan oleh Casio pada produk yang dijual dengan harga kurang dari Rp. 2 juta. Salah satu teknologi yang dibawa oleh GA-2000 adalah teknologi struktur pelindung inti karbon, bahkan bisa dibilang model ini adalah model G-shock “murah” yang mengaplikasikan teknologi ini. Casio harus mau dan mau menanamkan teknologi barunya pada model g-shock low-end untuk terus menarik perhatian dan minat para calon pembeli yang tentunya memiliki banyak pilihan saat ini.

Teknologi struktur pelindung inti karbon ini sendiri memang semakin terkenal karena gencarnya iklan yang dipasang oleh Casio, beberapa orang yang sudah lama menggunakan model GA-2000 sendiri bahkan mengaku tidak tahu apa atau apa fungsinya. Tentu saja, karena teknologi ini sendiri bukanlah fitur yang dapat Anda tekan dan gunakan pada jam tersebut. Sebaliknya, ini adalah teknologi yang mulai diterapkan Casio dalam beberapa tahun terakhir untuk memperkuat daya tahan sekaligus mengurangi bobot produk mereka. Struktur pelindung inti karbon merupakan casing yang dibentuk dari kombinasi resin berkualitas tinggi dan serat karbon, yang dikenal sangat kuat dan ringan. Case / casing itu sendiri merupakan tempat dimana modul g-shock / jarum jam berada, kemudian ditutup dengan bezel dan juga cover belakang logam di bagian belakang. Jadi semua benturan mesin / jam sebelum menabrak modul G-shock akan ditangkis terlebih dahulu oleh casing / casing.

pic: casio-intl.com

Bahkan dengan teknologi pelindung inti karbon, G-shock akhirnya merilis produk tanpa pelindung tombol yang menjadi ciri khas jam tangan Casio. Jika memperhatikan model G-shock lainnya, hampir semuanya masih menggunakan pelindung tombol yang biasanya merupakan bagian dari bezel yang dibentuk sedemikian rupa di sekeliling tombol. Sehingga jika arloji jatuh atau mengenai sesuatu pasti akan menekan bagian pelindung tombol terlebih dahulu.

Namun hal yang cukup menarik perhatian kami, meski menggembar-gemborkan kemampuan struktur pelindung inti karbonnya, adalah tidak banyak model dengan desain bezel tanpa pelindung tombol yang dihadirkan Casio. Bahkan untuk produk low-end dan mid-end, ini hanya dapat diterapkan pada model GA-2000 ini. Pertanyaannya kenapa?
Salah satu kemungkinannya adalah dengan melepas pelindung tombol pada jam tangan gshock mereka, Casio mau tidak mau harus datang dengan desain baru yang akan menghapus DNA desain tangguh mereka sejauh ini. Ataukah Casio belum terlalu yakin dengan desain jam tangan G-Shock tanpa pelindung tombol?

GA-2000 sendiri ibarat pasukan perang yang dilindungi dengan berbagai perlindungan, tidak hanya struktur pelindung inti karbon tetapi dengan penggunaan 2 lapis penutup belakang. Lapisan pertama tentu saja cover metal yang digunakan G-Shock, lalu di atasnya Casio menambahkan cover resin berkualitas tinggi. Dua lapis penutup belakang untuk GA-2000 dirancang karena model ini sendiri tidak lagi menggunakan model pita resin yang bengkok / bulat. Artinya jika jam tangan ini jatuh maka kemungkinan besar bagian belakang GA-2000 akan langsung crash.

GA-2000 memang menjadi model yang spesial bagi Casio, desainnya yang di luar kebiasaan dan juga berbagai hal baru pada model ini. Bagi kami model GA-2000 adalah kisah sukses Casio. Bagaimana tidak, karena masih baru dengan model ini, hampir semua warna / varian memiliki penjualan yang cukup bagus. Ini sangat jarang terjadi pada model lain yang biasanya sangat bergantung pada model berwarna gelap.

Penggunaan lampu ganda (2 LED) juga membawa kesuksesan pada model GA-2000 ini, karena bukan rahasia lagi kalau model G-Shock analog-digital, terutama kelas low-end dan mid-end, seringkali hanya dilengkapi dengan 1 lampu LED. hanya memberi sedikit penerangan untuk jarum penunjuk jam. Sedangkan tampilan LED umumnya akan tetap gelap alias tidak terbaca dalam kondisi gelap. Untungnya, baru-baru ini model G-Shock baru akhirnya mulai mendapatkan lampu ganda ini.

Oke, jadi jika Anda merasa "putus asa" dan bingung karena tidak tahu model G-Shock mana yang harus dipilih, maka GA-2000S-1A hitam ini adalah pilihan yang tepat. Harganya masih terjangkau, begitu juga jika warna hitam bukan pilihan utama karena hampir 10 warna tersedia untuk model ini. Anda dapat melihat warna apa saja yang tersedia dengan menelusuri model GA-2000 ini.

Related Posts

GODZILLA X G-SHOCK, KOLABORASI YANG “BUAS”

Kembali G-Shock dikabarkan akan mengeluarkan seri kolaborasi terbaru mereka yaitu Godzilla x G-Shock G-Shock GA-700-1BPRG dan  G-Shock GA-700-4APRG, yang akan menambah jajaran koleksi kolaborasi G-Shock...

Hidupnya kembali sang legenda, G-Shock GM-110

SUMBER: G-SHOCK.COM Siapa sih yang tidak kenal dengan seri G-SHOCK GA-110 yang pernah merajai pasar dan menjadi salah satu ikon G-Shock paling dikenal hingga beberapa...

Rekomendasi Kado Jam Tangan untuk Pendaki

Anda mungkin memiliki pasangan, teman, atau anggota keluarga yang memiliki kaki gatal jika sudah lama tidak mendaki gunung. Bagi mereka, perjalanan adalah tujuan dan...